Gempa Tidak berpotensi Tsunami
Getaran gempa dirasakan warga Solok pada siang ini sekitar pukul 14.58 WIB. Solok, Solok News - Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau merilis, gempa berkekuatan M 5,5 Skala Richter (SR) ini berpusat di koordinat 0,97 LS dan 100,70 BT atau di darat 9 kilometer (km) sebelah tenggara Kota Padang atau tepatnya di sekitaran Gunung Talang. Titik pusat gempa berada di kedalaman 10 km. Gempa bumi kembali mengguncang Sumatra Barat pada Sabtu (21/7) pukul 14.58 WIB.
Gempa bumi sore ini cukup mengejutkan warga Solok dan sekitarnya, setelah pada pagi harinya atau Sabtu (21/7) dini hari tadi juga terjadi gempa dengan kekuatan 5,4 SR.
Ratusan orang berhamburan menyelematkan diri dan berjejer di jalan. Di sekitaran Taman Kota Syech Kukut dan NC Plaza seluruh pengunjung berlarian keluar.
Sedangkan di tempat lain. Salah satu karyawan di Orchard Swalayan Micin (24 tahun), mengaku langsung berlari ke luar begitu menyadari adanya guncangan gempa.
"Saya tadi masih di dalam. Terasa gempa langsung lari," kata Micin saat berada dikerumunan pengunjung yang menyelamatkan diri, Sabtu (21/7).
BMKG Minangkabau juga menegaskan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Warga diminta tenang dan tetap waspada, serta tidak mudah mempercayai isu yang tak jelas sumbernya.
Gempa bumi sore ini juga dilaporkan terasa di sejumlah daerah di luar Kota Solok. Lin (29 tahun), seorang warga Muaro Bungo, Provinsi Jambi misalnya. Ia mengaku merasakan guncangan gempa yang pusatnya tak jauh dari Kota Padang.
Hingga kini belum ada laporan kerusakan akibat gempa. Sebelumnya, pada Sabtu (21/7) dini hari pukul 02.58 WIB, terjadi gempa 5,4 SR dengan pusatnya di koordinat 1.78 LS dan 99.72 BT atau 31 kilometer timur laut Kepulauan Mentawai, dengan kedalaman 10 kilometer. Kencangnya guncangan cukup terasa hingga membuat sejumlah warga terbangun dari tidurnya.