--> Skip to main content

follow us

Didatangi Dinkes dan BPOM RI, Obat Keras dan Barang Kadaluarsa Ditemukan dibeberapa Mini Market di Kota Solok


Bulan Ramadhan, Dinas Kesehatan Kota Solok dan BPOM RI melakukan pengawasan langsung ke Sejumlah Mini Market dan Swalayan yang ada di Kota Solok. Operasi yang di Gelar Rabu, (6/6/2018) didampingi oleh Satreskrim dan Satnarkoba Polres Solok Kota ini menyasar Mini Market Dan Swalayan yang ada di Kota Solok.

Dalam penyisiran yang dilakukan BPOM RI di sebuah mini market yang ada di Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok ini menemukan bahwa masih ada mini market yang kurang awas melakukan pengawasan terhadap makanan dan barang dagangan.

Dalam penelusuran ditemukan beberapa jenis obat-obatan keras yang di jual bebas seperti Obat Batuk Bermerek Komix, Krim Obat Kulit dan obat ketombe bermerek Ketombed.

Disela-sela pengecekan salah satu Tim BPOM dan Dinkes Kota Solok menyebutkan bahwa Mini market dan swalayan di larang keras menjual berbagai macam obat-obatan yang berlabel dan bertanda lingkaran Merah.

Dalam waktu yang sama beliau juga menyebutkan untuk tidak menjual berbagai makanan tidak berlabel dan Tidak memiliki atribut MD, ML dan P-IRT nya. Misal beberapa madu kemasan rumah tanpa merek.

Kepada pemilik dihimbau dengan sangat tegas, Supaya mematuhi segala hal yang telah disampaikan pada kali ini.

Dalam kesempatan tersebut juga tampak Walikota Solok Reinier. Dalam inpeksi mendadak ini reiner juga menyampaikan permintaan maaf atas nama warganya.

"Saya yakin Ibu (Pemilik:Red) juga tidak bermaksud menjual barang temuan tersebut. Ini terjadi karena katidak tahuan nya" Sebut Reiner saat ditanya soal temuan barang kadaluarsa dan obat keras di salah satu Mini Market yang ada di Tanjung Paku, Kelurahan Tanjung Paku, Kota Solok.

Dalam himbauannya Reiner juga menyebutkan agar pihak yang berwenang menindak tegas jika terjadi lagi pelanggaran setelah peringatan ini disampaikan.

"Kepada seluruh masyarakat Kota Solok, diharapkan untuk menjadi konsumen cerdas dalam berbelanja terutama saat berbelanja kebutuhan di bulan Ramadhan ini" Pungkas Reinier mengakhiri.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar